| Ditambahkan | Senin, Desember 30, 2019 |
| Kategori | Artikel Berternak |
| Harga | @ Telur ayam adalah salah satu bahan makanan yang paling diminati oleh masyarakat. Untuk menghasilkan telur, Anda bisa mendapatkannya den... |
| Share | |
| Hubungi Kami | |
| Beli Sekarang |
Review PANDUAN TERNAK AYAM PETELUR
@ 
Telur ayam adalah salah satu bahan makanan yang paling diminati oleh masyarakat. Untuk menghasilkan telur, Anda bisa mendapatkannya dengan memelihara ayam petelur. Tetapi bagaimana jika Anda seorang pemula?
Secara umum, ayam petelur adalah jenis ayam yang dipelihara untuk diambil telurnya. Jika dihitung, secara rata-rata, ayam petelur dapat menghasilkan 200 telur per tahun. Untuk peternak pemula seperti Anda, ada lima tips untuk ternak ayam petelur. Berikut adalah tipsnya:
1. Pilih bibit berkualitas
Pilih bibit berkualitas bisa didapat dari peternak terpercaya yang menjamin bibitnya sehat dan berkualitas. Bibit yang sehat memiliki ciri-ciri rambut halus. Perkembangan bibit relatif cepat. Tidak cacat dan berat badan ideal. Bibit memiliki nafsu makan yang besar.
2. Sesuai dengan model kandang
Setelah mendapatkan bibit unggul, Anda juga harus mempertimbangkan model kandang ayam tempat Anda tinggal. Model kandang tergantung pada berapa banyak ayam yang akan Anda besarkan. Secara umum, metode ayam petelur untuk petani pemula adalah dengan menggunakan model kandang baterai. Menempatkan ayam petelur dalam kandang baterai sehingga akan memudahkan proses pengumpulan telur.
3. Pilih tempat yang strategis
Ketika Anda memutuskan untuk ternak ayam, Anda harus memikirkan lokasinya. Hal ini karena pada ayam petelur, bisa menimbulkan bau yang tidak sedap di sekitar lokasi. Selain bau yang tidak sedap, risiko penyebaran penyakit ke manusia akan semakin besar jika jarak dari kandang terlalu dekat dengan pemukiman. Idealnya, lokasi ayam petelur yang strategis, yang jauh dari pemukiman, tetapi mudah dijangkau, dan lokasinya permanen.
4. Berikan makanan bergizi
Tips keempat ternak ayam petelur adalah memberi makanan bergizi dan bervariasi. Anda harus menyediakan makanan bergizi dan bervariasi sehingga ayam petelur mendapatkan nutrisi yang seimbang. Umumnya, jenis makanan yang diberikan kepada ayam petelur terdiri dari konsentrat, tepung ikan atau jagung. Setiap jenis makanan memiliki kelebihan dan fungsinya sendiri untuk ayam.
Selain bergizi, Anda juga harus memberi makan ayam petelur sesuai dengan usia mereka. Pada tahap awal, lakukan pemberian makan rutin saat ayam petelur memasuki usia 0-4 minggu. Sementara itu, pada tahap akhir, beri makan ayam petelur dengan intensitas 3 kali sehari pada usia 4-6 minggu.
5. Berikan vaksin dan pemeriksaan
Selain menyediakan makanan bergizi, Anda harus memvaksinasi ayam petelur sehingga vitamin dan nutrisi tercukupi. Jika kedua komponen ini terpenuhi, resistensi ayam petelur akan meningkat. Anda dapat memvaksinasi secara langsung dengan mencampurnya dengan makanan ayam.
Selain memvaksinasi, Anda juga harus memeriksa ayam secara teratur. Tindakan ini dirancang agar Anda bisa mengetahui berapa banyak ayam yang sehat atau sakit. Ayam yang tidak sehat harus dipisahkan sehingga penyakitnya tidak menular. Kemudian, lakukan perawatan intensif agar ayam kembali sehat seperti semula.

Telur ayam adalah salah satu bahan makanan yang paling diminati oleh masyarakat. Untuk menghasilkan telur, Anda bisa mendapatkannya dengan memelihara ayam petelur. Tetapi bagaimana jika Anda seorang pemula?
Secara umum, ayam petelur adalah jenis ayam yang dipelihara untuk diambil telurnya. Jika dihitung, secara rata-rata, ayam petelur dapat menghasilkan 200 telur per tahun. Untuk peternak pemula seperti Anda, ada lima tips untuk ternak ayam petelur. Berikut adalah tipsnya:
1. Pilih bibit berkualitas
Pilih bibit berkualitas bisa didapat dari peternak terpercaya yang menjamin bibitnya sehat dan berkualitas. Bibit yang sehat memiliki ciri-ciri rambut halus. Perkembangan bibit relatif cepat. Tidak cacat dan berat badan ideal. Bibit memiliki nafsu makan yang besar.
2. Sesuai dengan model kandang
Setelah mendapatkan bibit unggul, Anda juga harus mempertimbangkan model kandang ayam tempat Anda tinggal. Model kandang tergantung pada berapa banyak ayam yang akan Anda besarkan. Secara umum, metode ayam petelur untuk petani pemula adalah dengan menggunakan model kandang baterai. Menempatkan ayam petelur dalam kandang baterai sehingga akan memudahkan proses pengumpulan telur.
3. Pilih tempat yang strategis
Ketika Anda memutuskan untuk ternak ayam, Anda harus memikirkan lokasinya. Hal ini karena pada ayam petelur, bisa menimbulkan bau yang tidak sedap di sekitar lokasi. Selain bau yang tidak sedap, risiko penyebaran penyakit ke manusia akan semakin besar jika jarak dari kandang terlalu dekat dengan pemukiman. Idealnya, lokasi ayam petelur yang strategis, yang jauh dari pemukiman, tetapi mudah dijangkau, dan lokasinya permanen.
4. Berikan makanan bergizi
Tips keempat ternak ayam petelur adalah memberi makanan bergizi dan bervariasi. Anda harus menyediakan makanan bergizi dan bervariasi sehingga ayam petelur mendapatkan nutrisi yang seimbang. Umumnya, jenis makanan yang diberikan kepada ayam petelur terdiri dari konsentrat, tepung ikan atau jagung. Setiap jenis makanan memiliki kelebihan dan fungsinya sendiri untuk ayam.
Selain bergizi, Anda juga harus memberi makan ayam petelur sesuai dengan usia mereka. Pada tahap awal, lakukan pemberian makan rutin saat ayam petelur memasuki usia 0-4 minggu. Sementara itu, pada tahap akhir, beri makan ayam petelur dengan intensitas 3 kali sehari pada usia 4-6 minggu.
5. Berikan vaksin dan pemeriksaan
Selain menyediakan makanan bergizi, Anda harus memvaksinasi ayam petelur sehingga vitamin dan nutrisi tercukupi. Jika kedua komponen ini terpenuhi, resistensi ayam petelur akan meningkat. Anda dapat memvaksinasi secara langsung dengan mencampurnya dengan makanan ayam.
Selain memvaksinasi, Anda juga harus memeriksa ayam secara teratur. Tindakan ini dirancang agar Anda bisa mengetahui berapa banyak ayam yang sehat atau sakit. Ayam yang tidak sehat harus dipisahkan sehingga penyakitnya tidak menular. Kemudian, lakukan perawatan intensif agar ayam kembali sehat seperti semula.


